Selamat Datang di Blog Ratman Boomen. Semoga Anda Mendapat Manfaat. Jangan Lupa Beri Komentar atau Isi Buku Tamu. Terima Kasih atas Kunjungan Anda.

05 Juni 2009

Pak Dahlan Lagi: Kertas Sampah Jadi Uang!


Ini lagi-lagi tentang Pak Dahlan Iskan, sang CEO Jawa Pos. Saya jadi teringat kisah teman saya dengan Pak Dahlan. Si teman saya ini cerita kisah uniknya dengan orang nomor satu di Jawa Pos itu. Saya pun tertarik. Bukan karena Pak Dahlan ganteng seperti Beckham, atau sekaya Sulaiman, bukan pula selucu Mr. Bean. Ini semata-mata karena bagi saya, kisah itu unik. Apa sih ceritanya??? Begini loh....

Ceritanya tentang SAMPAH JADI UANG! Haaaahhhh.... Swear....!!! Jutaan lagi...
Yo opo seh ceritane? Suatu saat teman saya dapat kerjaan dari Pak Dahlan. Mepet deadlain-nya gila-gilaan. Dia dapat tugas me-layout bukunya Pak Dahlan dalam waktu kurang dari 10 jam. Karena esoknya buku itu mau dibawa ke Jakarta (kalau gak salah...). Padahal buku itu lumayan tebal. Tahu jam berapa dapat tugas itu? Tidak saat jam kerja, tapi jam 8 malam, bung! Waktu enak-enaknya ngumpul sama istri kan? Hehe...

Nah, teman saya yang emang orangnya "doyan kerja" dan dekat Pak Dahlan, akhirnya berangkat ke kantor. Dia lembur mati-matian (aslinya sih masih hidup...). Mata melek dipelolotin... Biar gak ngantuk minum kopi dan lainnya... Apa yang terjadi? Paginya layout slesai. Temen saya KO juga... Matanya jadi besar (mbelolok....) dan merah-merah (kayaknya sih mata besar dan merah ini ciri khas temen saya itu).

Maka, dicetaklah buku itu paginya dan segera dibawa oleh Pak Dahlan. Hari berganti hari, dan jam berganti jam tanpa keliru menunjukkan menit dan detik-detiknya. Tibalah suatu waktu yang unik itu.... Teng...ting...teng.....

Pak Dahlan suatu saat datanga ke kantornya temenku itu. Dateng ke bagian finance.
Apa yang terjadi? Pak Dahlan lalu mengatakan ke orang finance itu agar dia mengeluarkan uang (uangnya Pak Dahlan) untuk temenku yang kerja lembur itu sekian juta.

Temen finance itu bengong...kenapa? Karena pak Dahlan mengambil kertas dari tong sampah, lalu ditulisnya sebuah memo di kertas sampah itu sejumlah uang dan siapa yang dituju uang itu. Jreng....jrengggg.... Maka cairlah uang sekian juta untuk temenku yang bermata merah itu. Betapa senang hatinya hahaha....

Apa yang unik? Mungkin bagi Anda gak unik, tapi tidak bagi saya. Kenapa? Karena sampah itu...ya karena sampah itu. Kenapa pak Dahlan nggak pakai kertas memo atau kertas baru yang bersih saja? Kenapa pakai kertas di tong sampah? Itulah pak Dahlan.
Baginya, kertas sampah bisa jadi duit jutaan. Tapi kalau yang nulis memo pakai kertas sampah itu sampeyan, apa bisa jadi uang? Haha...mungkin jadi uang, tapi uang-uangan....

Ya, itu bisa berarti penghematan, efisiensi, atau apalah. Karena Pak Dahlan posisinya sebagai big bos. Itulah ampuhnya wewenang dan jabatan. Yang sampah bisa jadi uang!!! Makanya, jangan anggap sampah tak berharga... Betul??

0 Responses: